Parameter Rangkaian
Hasil Perhitungan
Respon Frekuensi
Grafik ini menunjukkan impedansi rangkaian dalam rentang frekuensi. Perhatikan penurunan tajam pada frekuensi resonansi untuk rangkaian seri.
Apa itu Resonansi?
Dalam rangkaian RLC, resonansi adalah kondisi yang terjadi pada frekuensi tertentu yang disebut frekuensi resonansi ($f_0$). Pada frekuensi ini, reaktansi induktif ($X_L$) dan reaktansi kapasitif ($X_C$) memiliki nilai yang sama besar namun berlawanan arah, sehingga saling meniadakan. Akibatnya, rangkaian berperilaku seolah-olah hanya memiliki hambatan murni (resistif). Hal ini menyebabkan perubahan drastis pada impedansi total, yang menghasilkan arus maksimum (pada rangkaian seri) atau tegangan maksimum (pada rangkaian paralel). Fenomena ini sangat penting untuk rangkaian penala (tuning) pada radio, filter, dan osilator.
Perbandingan Rangkaian RLC
Rangkaian RLC Seri
- Saat Resonansi: Impedansi minimum ($Z = R$).
- Arus: Maksimum saat resonansi.
- Kegunaan Utama: Filter band-pass, melewatkan sinyal di sekitar $f_0$.
Rangkaian RLC Paralel
- Saat Resonansi: Impedansi maksimum (teoretis tak terhingga, praktis sebesar R).
- Arus: Minimum saat resonansi (total arus sumber).
- Kegunaan Utama: Filter band-stop (notch), memblokir sinyal di sekitar $f_0$.
Rumus Utama
Frekuensi Resonansi ($f_0$)
Frekuensi di mana reaktansi saling meniadakan.f₀ = 1 / (2π * √(LC))
Frekuensi Sudut ($\omega_0$)
Frekuensi dalam radian per detik.ω₀ = 1 / √(LC)
Faktor Kualitas (Q) - Seri
Menunjukkan ketajaman puncak resonansi.Q = (1/R) * √(L/C)
Faktor Kualitas (Q) - Paralel
Menunjukkan ketajaman puncak resonansi.Q = R * √(C/L)
Lebar Pita (BW)
Rentang frekuensi di mana daya minimal setengah dari maksimum.BW = f₀ / Q
Impedansi (Z)
Total hambatan terhadap arus, berubah sesuai frekuensi. Lihat grafik.







