Rangkaian Resistor Seri
Diagram Rangkaian
Total Hambatan Pengganti (Rp)
Bagaimana Cara Kerjanya?
Rangkaian Seri
Dalam rangkaian seri, resistor disusun berderet (ujung ke ujung). Total hambatan adalah jumlah dari semua hambatan individu. Arus yang mengalir sama di setiap resistor.
Rtotal = R1 + R2 + ... + Rn
Rangkaian Paralel
Dalam rangkaian paralel, resistor dihubungkan pada dua titik yang sama. Kebalikan dari total hambatan adalah jumlah kebalikan dari setiap hambatan individu. Tegangan (voltase) sama di setiap cabang.
1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + ... + 1/Rn
Contoh Penghitungan
Contoh: Seri
Hitung total hambatan untuk tiga resistor bernilai 100Ω, 220Ω, dan 470Ω yang disusun secara seri.
Rtotal = 100Ω + 220Ω + 470Ω = 790Ω
Contoh: Paralel
Hitung total hambatan untuk dua resistor bernilai 1kΩ (1000Ω) dan 2kΩ (2000Ω) yang disusun secara paralel.
Rtotal = 1 / (1/1000 + 1/2000) = 666.67Ω
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa hambatan paralel selalu lebih kecil?
Menambahkan resistor secara paralel menciptakan lebih banyak jalur untuk aliran arus listrik. Semakin banyak jalur, semakin kecil hambatan total terhadap arus tersebut. Oleh karena itu, hambatan pengganti paralel akan selalu lebih kecil daripada nilai resistor terkecil dalam rangkaian tersebut.
Bagaimana cara menghitung rangkaian campuran?
Sederhanakan rangkaian secara bertahap. Pertama, identifikasi kelompok resistor yang murni seri atau murni paralel. Hitung hambatan penggantinya, lalu ganti kelompok tersebut dengan satu nilai resistor pengganti. Ulangi proses ini sampai tersisa satu nilai hambatan total.
Apa contoh aplikasinya di dunia nyata?
Rangkaian seri digunakan pada lampu hias model lama (jika satu lampu putus, semua mati) dan sebagai pembagi tegangan. Rangkaian paralel sangat umum digunakan; misalnya, seluruh stopkontak dan lampu di rumah Anda dipasang secara paralel agar semuanya menerima tegangan yang sama dari sumber listrik.







