Saat merakit rangkaian, Anda sering kali perlu menghubungkan komponen-komponen papan sirkuit. Menyolder kabel ke papan sirkuit adalah teknik dasar untuk membuat sambungan antar komponen.
CATATAN: Penyolderan adalah keterampilan teknis yang tinggi dan dapat berbahaya jika tidak dilakukan dengan benar. Sebaiknya mintalah bantuan teman atau mentor untuk belajar hingga Anda menguasainya.
Apa itu penyolderan?
Penyolderan adalah proses melelehkan timah solder ke kabel, komponen, atau papan sirkuit untuk menyatukannya. Proses ini menghasilkan sambungan listrik yang kuat dan digunakan sebagai langkah terakhir dalam menyolder komponen ke papan sirkuit.
Panas solder adalah alat yang digunakan untuk melelehkan timah solder, biasanya berupa obor propana. Alat-alat solder lainnya meliputi sumbu solder, penyedot timah, pensil solder, dan bahkan pisau es.
Bagaimana cara menyolder kabel ke papan sirkuit?
Proses menyambungkan komponen ke papan sirkuit menggunakan kabel disebut “solder-down” atau “down-soldering”.
Mulailah dengan membuat tata letak visual rangkaian. Gunakan kertas atau papan sementara untuk membuat tata letak rangkaian. Tata letak ini dapat digunakan untuk mentransfer tata letak ke papan itu sendiri jika diinginkan.
Selanjutnya, temukan lokasi di papan tempat Anda ingin menyolder kabel dan tandai dengan peniti atau alat lain. Lokasi ini biasanya berada di tengah atau tepi papan sirkuit, atau beberapa pin ke dalam.
Lakukan penyolderan kabel ke papan sirkuit menggunakan pensil atau besi solder untuk memanaskan kabel dan membuat sambungan solder.
Bagian-bagian yang Anda perlukan

– Solder – Jenis apa pun bisa digunakan, tetapi obor propana (alias “obor”) lebih disarankan.
– Pembersih Ujung Solder – Bersihkan ujung solder Anda setelah setiap penggunaan untuk mencegah penumpukan residu dan oksidasi pada ujungnya.
– Pemotong Isolasi Kabel – Pemotong isolasi kabel biasanya digunakan untuk mengupas isolasi dari kabel. Alat ini juga berguna untuk memotong kabel sesuai panjang yang Anda butuhkan.
– Pemotong Kawat – Potong kawat sesuai panjang yang diinginkan dengan pemotong kawat.
– Kawat 24 Gauge – Kawat dengan ukuran apa pun bisa digunakan, tetapi kawat 24 gauge adalah yang paling umum digunakan.
– Isolasi – Jenis isolasi apa pun bisa digunakan, tetapi yang paling umum digunakan adalah isolasi "tali".
Dasar-dasar Penyolderan
Ada dua jenis penyolderan yang perlu Anda ketahui. Kedua jenis tersebut adalah “Through-Solder” dan “Closed-Solder”. Penyolderan Through-Solder memungkinkan Anda melihat komponen yang sedang disolder, sedangkan penyolderan Closed-Solder merupakan cara yang lebih aman untuk menyambungkan komponen.
– Through-Solder – Ini adalah jenis sambungan solder di mana komponen disambungkan ke bagian luar papan.
– Closed-Solder – Ini adalah jenis sambungan solder di mana komponen disambungkan ke bagian dalam papan.
Menggabungkan rangkaian
Jenis penyolderan yang Anda gunakan bergantung pada rangkaian yang akan disolder.
– Solder Melalui – Gunakan solder melalui jika rangkaian tersebut adalah catu daya biasa atau papan sirkuit sederhana.
– Solder Tertutup – Gunakan metode solder tertutup jika sirkuitnya adalah perangkat elektronik yang rumit seperti motherboard.
Menghubungkan Array dan Sensor
Hubungan antar komponen bisa jadi sedikit lebih rumit, tergantung pada jenis rangkaian yang akan disambungkan.
– Solder Melalui – Gunakan solder melalui untuk koneksi seperti rangkaian LED di mana LED merupakan elemen dalam sebuah array.
– Pengelasan Tertutup – Gunakan pengelasan tertutup untuk koneksi seperti sensor berkabel di mana sirkuitnya merupakan satu komponen tunggal.
Kabel yang Disolder: Keseluruhan dari Bagian-bagiannya
Langkah terakhir dalam menyolder pada papan sirkuit adalah menghubungkan kabel-kabel ke komponen yang diinginkan. Hal ini disebut “menyolder kabel” dan akan dibahas pada tips terakhir.
CATATAN: Salah satu praktik yang baik dalam menangani kabel adalah menggunakan kantong zip-lock untuk menjaga agar kabel tetap rapi.
Tips Menyolder
– Gunakan pensil untuk menyambungkan kedua kabel tersebut, bukan solder. Pensil jauh lebih aman daripada solder karena tidak terlalu panas, dapat dipegang tanpa penyangga, dan harganya jauh lebih murah.
– Bersihkan ujung solder Anda setelah setiap penggunaan untuk menghilangkan residu dan oksidasi yang menumpuk di ujungnya. Jika Anda tidak membersihkan ujungnya, solder akan teroksidasi dan menjadi bahaya keselamatan.
– Cegah timah solder terciprat ke permukaan kerja atau papan sirkuit dengan meletakkan selembar karton di atas meja atau papan sirkuit yang sedang Anda kerjakan.
– Pastikan sirkuit dalam keadaan stabil dan tidak bergerak sebelum menyolder.
Korsleting dan Keamanan Kebakaran
Meskipun menyolder kabel adalah proses yang aman dan sederhana, ada beberapa tindakan pencegahan yang harus Anda lakukan untuk mencegah korsleting atau kebakaran.




