Cara Melakukan Reverse Engineering pada IC: Panduan Lengkap

Daftar Isi

IC reverse engineering

Apa itu Rekayasa Balik IC?

Rekayasa balik IC adalah proses untuk memahami cara kerjanya dengan mengekstraksi, memeriksa, dan mengklasifikasikan rangkaian-rangkaiannya.

Manfaat Rekayasa Balik IC

Ada sejumlah alasan mengapa seseorang mungkin ingin melakukan rekayasa balik terhadap sebuah IC. Misalnya, mereka mungkin berusaha menyempurnakan desainnya, membuat suku cadang pengganti yang kompatibel, atau memahami cara kerja IC tertentu agar dapat merancang IC yang lebih baik.

  • memperbaiki desain, membuat produk tiruan, atau mendiagnosis masalah;

  • – Mengidentifikasi potensi masalah pada suatu produk sebelum diluncurkan ke pasar;

  • – Memahami cara kerja suatu produk dengan lebih baik;

  • – Memperbaiki desain suatu produk;

  • – Membuat replika suatu produk;

  • – Menganalisis produk pesaing dan mengetahui cara kerjanya;

  • – Membuat versi khusus produk untuk kebutuhan pelanggan tertentu.

Bagaimana Cara Melakukan Reverse Engineering pada IC?

Langkah 1: Siapkan semua peralatan yang diperlukan

Langkah pertama dalam rekayasa balik IC adalah menyiapkan semua alat atau perangkat lunak yang diperlukan:

– Perangkat lunak desain: Cadence, Synopsys, Mentor, Altera, Xilinx, Keil Software;
– Perangkat lunak ekstraksi tata letak: NetEditorLite, ChipAnalyzer;
– Perangkat lunak desain algoritma: MATLAB;
– Perangkat lunak tata letak PCB: Altium Designer, Orcad, Allegro;

Langkah 2: identifikasi komponen rangkaian

Selanjutnya, kita mengidentifikasi komponen sirkuit yang membentuk IC. Hal ini dapat dilakukan dengan mengamati IC di bawah mikroskop atau menggunakan perangkat lunak khusus untuk menganalisis struktur IC. Setelah komponen sirkuit teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah menentukan fungsinya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengamati IC saat beroperasi atau menggunakan alat simulasi untuk menguji berbagai hipotesis.

Langkah 3: Ambil foto KTP asli

Pastikan Anda mengambil foto IC dengan resolusi tinggi, karena hal ini akan memengaruhi keakuratan pembuatan tata letak nantinya.

IC chip

Langkah 4: Buat tata letak chip

Kemudian gunakan perangkat lunak pengenalan gambar untuk mengubah gambar menjadi data dan membuat tata letak. Perangkat lunak pengenalan gambar memungkinkan para insinyur untuk melakukan rekayasa balik IC dengan “membaca” sebuah gambar dan mengubah piksel gambar tersebut menjadi data. Setelah data terkumpul, perangkat lunak mengubahnya menjadi vektor, yaitu titik-titik yang membentuk gambar. Selanjutnya, perangkat lunak mengubah vektor tersebut menjadi data dan membuat tata letak.

Tata letak chip harus berada pada posisi yang sama seperti pada foto aslinya. Tepi chip harus ditandai dengan pena atau stabilo. Penting untuk memperhitungkan perspektif foto dan sudut pengambilan gambarnya. Jika sudutnya tidak tepat, tata letaknya akan salah. Setelah menandai tepi chip, Anda harus mengambil foto tata letak tersebut. Pastikan tidak ada bayangan pada chip. Bayangan dapat merusak gambar dan membuatnya tidak dapat digunakan. Setelah gambar disimpan, Anda dapat menggunakannya untuk langkah-langkah selanjutnya.

Langkah 5: Ekstrak daftar jaringan sirkuit dari tata letak

Proses ini mirip dengan ekstraksi netlist skematik. Jika tata letak diimpor dari format seperti AutoCAD, tata letak tersebut harus dikonversi ke format yang dapat dibaca oleh perangkat lunak ekstraksi. Konversi tata letak tersebut mungkin mencakup konversi satuan, dimensi, lapisan, dan properti lainnya. Tata letak yang diekstraksi direpresentasikan sebagai netlist, yaitu struktur data yang digunakan untuk mendeskripsikan desain sirkuit.

circuit netlist
The Final Netlist Example

Langkah 6: Gunakan daftar jaringan untuk membuat skema rangkaian

Setelah fungsi-fungsi elemen sirkuit ditentukan, langkah selanjutnya adalah membuat diagram skematik IC. Diagram ini akan menunjukkan bagaimana berbagai elemen saling terhubung dan akan digunakan untuk memahami fungsi IC secara keseluruhan. Terakhir, langkah terakhir adalah membuat diagram tata letak, yang menunjukkan tata letak fisik IC. Hal ini penting untuk memahami bagaimana IC diproduksi dan untuk mengidentifikasi potensi masalah pada desainnya.

Artikel Terkait

Rekayasa Terbalik PCB

Berlangganan

Daftar ke milis kami untuk mendapatkan pembaruan blog bulanan, berita teknologi, dan studi kasus. Kami tidak akan pernah mengirimkan spam, dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Scroll to Top

Instant Quote