Transistor PMOS: Cara Kerja & Aplikasinya

Daftar Isi

PMOS Transistor Structure Diagram

Apa Arti PMOS?

Transistor PMOS (P-channel Metal-Oxide-Semiconductor) adalah salah satu jenis transistor efek medan (FET) yang umum digunakan dalam rangkaian elektronik.

Simbol PMOS

Simbol PMOS berupa lingkaran dengan panah yang mengarah ke dalam. Lingkaran tersebut melambangkan substrat tipe-p, sedangkan panah di dalamnya menunjukkan arah pembawa muatan mayoritas, yaitu lubang.

Terminal-terminal tersebut diberi label "G" untuk gerbang (gate), "D" untuk saluran (drain), dan "S" untuk sumber (source). Baik terminal saluran maupun sumber merupakan daerah yang didoping tipe-p. Terminal gerbang adalah elektroda logam yang dipisahkan dari substrat oleh lapisan oksida tipis. Memberikan tegangan pada gerbang menciptakan medan listrik di lapisan oksida, yang mengendalikan aliran pembawa muatan mayoritas antara saluran dan sumber.

PMOS Symbol
PMOS Symbol

Bagaimana Cara Kerja Transistor PMOS?

Transistor PMOS bekerja berdasarkan prinsip yang sama dengan transistor NMOS, tetapi dengan profil doping yang berbeda.

Pada transistor PMOS, substratnya terbuat dari silikon tipe-n, sedangkan daerah sumber dan saluran terbuat dari silikon tipe-p. Gerbang dipisahkan dari substrat oleh lapisan oksida (biasanya silikon dioksida) dan terhubung ke sumber tegangan positif. Ketika tegangan negatif diterapkan pada gerbang, daerah deplesi terbentuk di antara daerah sumber dan saluran tipe-p, yang mencegah aliran arus.

PMOS Transistor Structure Diagram
PMOS Transistor Structure Diagram

Namun, ketika tegangan positif diterapkan pada gerbang, hal itu menarik lubang (pembawa muatan mayoritas pada silikon tipe-p) ke antarmuka antara daerah sumber dan saluran, sehingga menciptakan saluran konduktif bagi arus untuk mengalir. Resistansi saluran sebanding dengan tegangan gerbang-ke-sumber (VGS), sehingga ketika VGS menjadi semakin positif, resistansi saluran berkurang, yang memungkinkan arus mengalir lebih besar.

Ketika VGS melebihi tegangan ambang batas tertentu (VTP), saluran menjadi sepenuhnya terkuras, dan transistor memasuki wilayah saturasi, di mana arus drain hampir tidak bergantung pada tegangan drain-ke-sumber (VDS). Di wilayah triode, di mana VDS kecil, transistor berperilaku seperti resistor variabel yang resistansinya sebanding dengan VGS.

Transistor PMOS umumnya digunakan dalam sirkuit complementary metal-oxide-semiconductor (CMOS), di mana transistor ini dipasangkan dengan transistor NMOS untuk membentuk gerbang logika dan sirkuit digital lainnya.

PMOS vs NMOS

PMOSNMOS
SymbolCircle with an arrow pointing inwardCircle with an arrow pointing outward
Substratep-typen-type
Majority carrierHolesElectrons
Gate voltage polarityNegativePositive
Electric field direction in oxide layerTowards the substrateAway from the substrate
Threshold voltagePositiveNegative
Switching speedSlowFast
Power consumptionLow in steady stateHigh in steady state
ApplicationsLow-power circuitsHigh-performance circuits

Berlangganan

Daftar ke milis kami untuk mendapatkan pembaruan blog bulanan, berita teknologi, dan studi kasus. Kami tidak akan pernah mengirimkan spam, dan Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Scroll to Top

Instant Quote