Dalam bidang elektronika, berbagai singkatan digunakan untuk mewakili tegangan catu daya yang berbeda, seperti VCC, VDD, VEE, VSS, dan GND. Memahami perbedaan antara tegangan-tegangan catu daya ini sangat penting dalam merancang dan memecahkan masalah pada rangkaian elektronik. Dalam postingan ini, kita akan membahas definisi, karakteristik, dan penggunaan VCC, VDD, VEE, VSS, dan GND untuk membantu Anda lebih memahami peran masing-masing dalam rangkaian elektronik.
Definisi VCC, VDD, VEE, VSS, GND
- VCC: C=sirkuit mengacu pada sirkuit itu sendiri, yaitu tegangan yang terhubung ke sirkuit
- VDD: D = perangkat berarti tegangan internal perangkat;
- VEE: catu daya tegangan negatif; sumber tabung efek medan (S)
- VSS: S = seri berarti koneksi bersama, biasanya merujuk pada tegangan ground bersama dalam sirkuit
- GND: Sering didefinisikan sebagai titik referensi tegangan dalam sirkuit.
Label Terkait Lainnya:
- VBAT: Ketika baterai atau catu daya lain digunakan untuk terhubung ke pin VBAT, saat VDD dimatikan, hal ini dapat menyimpan isi register cadangan dan mempertahankan fungsi RTC. Jika tidak ada baterai eksternal yang digunakan dalam aplikasi, pin VBAT harus dihubungkan ke pin VDD.
- VPP: tegangan pemrograman/penghapusan.
Perbedaan antara V dan VA adalah: perbedaan antara digital dan analog.
Perbedaan antara CC dan DD adalah: perbedaan antara tegangan catu daya dan tegangan kerja (biasanya VCC>VDD).
Penjelasan Aplikasi
- Pada rangkaian digital, VCC adalah tegangan catu daya rangkaian, VDD adalah tegangan kerja chip (biasanya VCC > VDD), dan VSS adalah titik ground. Misalnya, pada mikrokontroler ARM, tegangan catu dayanya (VCC) umumnya sebesar 5 V, yang biasanya diubah menjadi tegangan kerja mikrokontroler (VDD) sebesar 3,3 V melalui modul stabilisasi tegangan.
- Beberapa IC memiliki pin VDD dan VCC, yang berarti perangkat itu sendiri memiliki fungsi konversi tegangan.
- Pada transistor efek medan (atau perangkat COMS), VDD adalah saluran keluar, VSS adalah saluran masuk, VDD dan VSS mengacu pada pin komponen, bukan tegangan catu daya.
- Secara umum, VCC = catu daya analog, VDD = catu daya digital, VSS = ground digital, VEE = catu daya negatif.
- Dalam konteks listrik, GND dibagi menjadi ground daya dan ground sinyal. PG adalah singkatan dari Power Ground (ground daya). Yang lainnya adalah Signal Ground (ground sinyal). Keduanya mungkin sebenarnya terhubung (tidak harus tercampur!). Kedua nama tersebut terutama untuk memudahkan analisis sirkuit.
Selain itu, terdapat dua "ground" yang harus dibedakan karena bentuk sirkuit yang berbeda: ground digital dan ground analog. Baik ground digital maupun ground analog memiliki ground sinyal dan ground daya. Antara ground digital dan ground analog, beberapa sirkuit dapat dihubungkan secara langsung, beberapa sirkuit perlu dihubungkan dengan reaktor, dan beberapa sirkuit tidak dapat dihubungkan.
Berbagai Jenis GND
Ada banyak jenis GND (Ground) dalam rangkaian, seperti ground sinyal, ground pelindung, dan ground audio.
Tanah Sinyal
"Ground" sinyal, yang juga dikenal sebagai "ground" referensi, adalah titik acuan potensial nol dan segmen bersama yang membentuk loop sinyal rangkaian, dilambangkan dengan "⊥".
- Ground DC: titik referensi potensial nol dalam rangkaian DC.
- Ground AC: garis nol pada catu daya AC, yang harus dibedakan dari ground bumi.
- Ground Daya: titik referensi potensial nol untuk perangkat jaringan arus tinggi dan penguat daya.
- Ground Analog: titik referensi potensial nol untuk penguat, sirkuit sample and hold, konverter A/D, dan komparator.
- Ground Digital: juga disebut ground logika, adalah titik referensi potensial nol untuk sirkuit digital.
- "Ground Panas": untuk catu daya mode switching yang tidak memerlukan transformator, "ground" dari sirkuit switching terkait dengan jaringan listrik AC dan juga dikenal sebagai "ground panas". Ground ini bertegangan dan mengalirkan arus.
- "Ground Dingin": ground keluaran catu daya mode saklar disebut "ground dingin" karena diisolasi dari ground masukan oleh transformator frekuensi tinggi dan optocoupler digunakan dalam sirkuit umpan balik untuk mentransmisikan sinyal sambil mengisolasi ground kedua sisi. Ground ini tidak bertegangan.
Tanah Pelindung:
"Ground" pelindung adalah metode pemasangan kabel yang dirancang untuk menjamin keselamatan pengguna. Salah satu ujung kabel "ground" pelindung dihubungkan ke peralatan listrik, sedangkan ujung lainnya dihubungkan secara kokoh ke tanah. Perangkat seperti Pemutus Sirkuit Kebocoran Arus (ELCB) sangat penting untuk meningkatkan perlindungan ini dengan mendeteksi dan memutus aliran listrik jika terjadi arus bocor.
Dasar-dasar Sistem Audio:
- Ground Pelindung: untuk mencegah gangguan pada sistem audio, casing logam peralatan audio dihubungkan ke "ground" sinyal melalui kabel, yang disebut ground pelindung.
- Ground Khusus Audio: pada sistem audio profesional, selain ground pelindung, diperlukan koneksi ke ground khusus audio untuk mencegah gangguan. Perangkat grounding ini harus ditanam secara terpisah dan dihubungkan ke terminal grounding yang sesuai pada transformator isolasi dan catu daya stabil tipe pelindung, guna berfungsi sebagai titik ground audio khusus di ruang kontrol suara.




