Pemrograman dalam sirkuit atau pemrograman IC adalah proses di mana memori internal mikrokontroler dapat diprogram ulang. Hal ini diperlukan ketika Anda ingin mengubah perilaku dan respons mikrokontroler selama masa operasinya. Pemrograman dan pemrograman ulang mikrokontroler dilakukan melalui perangkat lunak atau firmware dan memerlukan perangkat keras khusus yang disebut programmer atau ICPROG.
Ada berbagai jenis pemrograman IC, terutama pemrograman sumber, pemrograman sumber transmisi, pemrograman sumber offline, dan Pemrograman Ulang Dalam Sirkuit (ICR). Di sini kita akan membahas apa itu Pemrograman Dalam Sirkuit secara mendetail. Pemrograman dalam sirkuit, yang juga dikenal sebagai pemrograman tertanam atau pemrograman onboard, memungkinkan pemrograman ulang mikrokontroler selama masa operasinya. Kemampuan untuk mengubah jalur eksekusi chip saat sedang berjalan menciptakan kemungkinan yang sangat besar untuk aplikasi kontrol khusus di mana kode baru harus dimasukkan ke dalam sistem yang sedang berjalan.
Apa itu ICPROG?
ICPROG atau Pemrograman IC adalah teknologi yang digunakan untuk memprogram mikrokontroler secara in-circuit. Hal ini memungkinkan pemrograman ulang mikrokontroler saat sedang berjalan. Pemrograman IC, yang juga dikenal sebagai pemrograman tertanam atau pemrograman onboard, memungkinkan pemrograman ulang mikrokontroler selama masa operasinya. Kemampuan untuk mengubah jalur eksekusi chip saat sedang berjalan menciptakan kemungkinan yang sangat besar untuk aplikasi kontrol khusus di mana kode baru harus dimasukkan ke dalam sistem yang sedang berjalan. ICPROG adalah peralatan yang digunakan untuk memprogram mikrokontroler saat masih berada dalam sirkuit. ICPROG merupakan kombinasi dari PROM, programmer, dan antarmuka. ICPROG juga dikenal sebagai programmer dalam sirkuit atau programmer tertanam.
Pemrograman Ulang Dalam Sirkuit
Reprogramming Dalam Sirkuit adalah kemampuan untuk memprogram ulang mikrokontroler saat mikrokontroler tersebut masih terpasang dalam sirkuit. Hal ini diperlukan ketika Anda ingin mengubah perilaku dan respons mikrokontroler selama proses eksekusi program. Reprogramming mikrokontroler dapat dilakukan secara manual maupun otomatis. Pada Reprogramming IC Manual, Anda perlu melepas IC dari sirkuit dan menghubungkannya ke ICPROG. Anda memprogram ulang IC tersebut, lalu memasangnya kembali ke sirkuit. Pada Reprogramming IC Otomatis, Anda dapat memprogram ulang IC saat masih terpasang di sirkuit. Hal ini dimungkinkan jika Anda memiliki ICPROG yang dapat dihubungkan ke sirkuit dan memprogram ulang IC saat terhubung.
Apa itu Pemrograman Sumber?
Pemrograman sumber adalah proses pemrograman kode sumber atau berkas sumber mikrokontroler. Hal ini dapat dilakukan melalui editor berkas sumber seperti VIM atau EMERGE. Pemrograman sumber paling cocok digunakan ketika fungsi kode yang ada perlu diubah. Untuk memprogram kode sumber perangkat, mikrokontroler harus dalam keadaan mati karena kode dimuat ke dalam memori internal mikrokontroler. Dalam pemrograman sumber, mikrokontroler harus dalam keadaan mati karena kode dimuat ke dalam memori internal mikrokontroler. Kode tersebut dapat dikompilasi dan diunduh ke memori Flash mikrokontroler.
Apa itu Pemrograman Sumber Transmisi?
Pemrograman sumber transmisi adalah proses pemrograman kode sumber mikrokontroler dan pengirimannya ke mikrokontroler melalui koneksi kabel atau nirkabel. Hal ini dilakukan menggunakan perangkat pemrogram mikrokontroler atau lingkungan pengembangan terpadu (IDE). Mikrokontroler akan menerima kode tersebut melalui antarmuka serialnya. Pemrograman sumber transmisi paling cocok digunakan ketika kode sumbernya berukuran besar. Mikrokontroler terhubung ke perangkat pemrograman atau komputer melalui antarmuka serial. Komputer menghasilkan kode sumber dan mengirimkannya ke mikrokontroler. Mikrokontroler menerima dan menyimpan kode tersebut di memori Flash-nya.
Apa itu Pemrograman Sumber Offline?
Pemrograman sumber offline adalah proses pembuatan kode sumber mikrokontroler dan penyimpanannya dalam berkas di komputer yang terhubung atau perangkat penyimpanan eksternal. Hal ini dilakukan melalui IDE. Kode tersebut disimpan dalam berkas sumber. Nantinya, saat Anda membutuhkannya, Anda dapat mengunduh kode tersebut dari perangkat penyimpanan ke mikrokontroler. Mikrokontroler terhubung ke perangkat pemrograman atau komputer melalui antarmuka serial. Komputer menghasilkan kode sumber dan menyimpannya dalam file di komputer yang terhubung atau perangkat penyimpanan eksternal. Nanti, saat Anda membutuhkan kode tersebut, Anda dapat mengunduhnya dari perangkat penyimpanan ke mikrokontroler. Pemrograman sumber offline paling cocok digunakan ketika kode sumber sangat besar dan pemrograman sumber transmisi tidak memungkinkan karena mikrokontroler mungkin tidak memiliki memori yang cukup untuk menyimpan kode tersebut.
Kesimpulan
Dalam artikel ini, kita telah membahas secara mendetail apa itu In-Circuit Programming. In-circuit programming, yang juga dikenal sebagai embedded programming atau onboard programming, memungkinkan pemrograman ulang mikrokontroler selama proses eksekusi. Kemampuan untuk mengubah jalur eksekusi sebuah chip saat sedang berjalan membuka peluang yang sangat besar bagi aplikasi kontrol khusus yang memerlukan penyisipan kode baru ke dalam sistem yang sedang berjalan. Perangkat yang digunakan untuk memprogram mikrokontroler saat masih berada di sirkuit disebut ICPROG. ICPROG merupakan kombinasi dari PROM, programmer, dan antarmuka. Kemampuan untuk memprogram ulang mikrokontroler saat masih berada di sirkuit disebut in-circuit programming atau IC reprogramming. Jika Anda mencari layanan pembukaan kunci IC, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu Anda.




